Go to Top

Bantuan Penelitian Mahasiswa 2018

Departemen TIN memberikan bantuan penelitian bagi mahasiswa Teknologi Industri Pertanian IPB pada tahun 2018 dengan persyaratan sebagai berikut:

BANTUAN BIAYA PENELITIAN PROGRAM S1

KETENTUAN UMUM :

  1. Yang berhak mengajukan usulan bantuan biaya penelitian adalah mahasiswa Departemen Teknologi Industri Pertanian (S1), Fateta IPB, yang sedang mempersiapkan penelitian untuk penyelesaian tugas akhir.
  2. Topik penelitian harus sesuai dengan agenda tema penelitian Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fateta IPB.
  3. Bantuan biaya penelitian akan diberikan dalam bentuk bahan habis pakai dan penggunaan alat, yang disetujui oleh Departemen TIN. Besarnya bantuan biaya penelitian maksimum Rp. 3 Juta per mahasiswa.

KETENTUAN KHUSUS

  1. Format usulan penelitian mengikuti ketentuan yang berlaku di Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fateta IPB, dilengkapai dengan jadwal pelaksanaan penelitian dan rencana anggaran. Jadwal penelitian maksimum 4 bulan, terhitung mulai Maret 2018
  2. Usulan penelitian yang diajukan harus disetujui oleh dosen pembimbing akademik dan bukan merupakan bagian dari project penelitian yang telah didanai oleh sumber dana yang lain (melampirkan Surat Penyataan yang ditandatangani oleh mahasiswa dan diketahui oleh dosen pembimbing)
  3. Usulan penelitian dilengkapi dengan biodata mahasiswa (data pribadi, data orangtua dan data pendukung yang dianggap perlu), dan ditujukan kepada Ketua Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB paling lambat tanggal 19 Februari 2018.

KRITERIA SELEKSI

Seleksi didasarkan pada kelayakan dan prospek usulan penelitian, kesesuaian tema usulan dengan kebijakan agenda penelitian Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fateta IPB, serta latar belakang dan track records mahasiswa.

BANTUAN BIAYA PENELITIAN PROGRAM S2

KETENTUAN UMUM :

  1. Yang berhak mengajukan usulan bantuan biaya penelitian adalah mahasiswa Departemen Teknologi Industri Pertanian (S2), Fateta IPB, yang sedang mempersiapkan penelitian untuk penyelesaian tugas akhir.
  2. Topik penelitian harus sesuai dengan agenda tema penelitian Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fateta IPB.
  3. Bantuan biaya penelitian akan diberikan dalam bentuk bahan habis pakai dan penggunaan alat, yang disetujui oleh Departemen TIN. Besarnya bantuan biaya penelitian maksimum Rp. 5 Juta per mahasiswa.

KETENTUAN KHUSUS

  1. Format usulan penelitian mengikuti ketentuan yang berlaku di Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fateta IPB, dilengkapai dengan jadwal pelaksanaan penelitian dan rencana anggaran. Jadwal penelitian maksimum 4 bulan.
  2. Usulan penelitian yang diajukan harus disetujui oleh dosen pembimbing akademik dan bukan merupakan bagian dari project penelitian yang telah didanai oleh sumber dana yang lain (melampirkan Surat Penyataan yang ditandatangani oleh mahasiswa dan diketahui oleh dosen pembimbing)
  3. Usulan penelitian dilengkapi dengan biodata mahasiswa (data pribadi, dan data pendukung yang dianggap perlu), dan ditujukan kepada Ketua Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB paling lambat tanggal  19 Februari 2018.

KRITERIA SELEKSI

Seleksi didasarkan pada kelengkapan administrasi, kelayakan dan prospek usulan penelitian, kesesuaian tema usulan dengan kebijakan agenda penelitian Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fateta IPB, serta latar belakang dan track records mahasiswa.

TEMA-TEMA PENELITIAN

Bagian : Teknik dan Sistem Industri

  1. Rekayasa Sistem Manajemen Agroindustri, Sistem Produksi dan Sistem Manajemen Kualitas
  2. Manajemen dan Aplikasi Sistem Informasi Industri: Sistem Informasi Manajemen (SIM), Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (DSS) dan
    Sistem Pakar (Expert System)
  3. Rekayasa Sistem Manajemen Rantai Pasok Komoditi Pertanian dan Produk Agroindustri
  4. Pengembangan dan Aplikasi Metodologi Hard-System dan Soft-System untuk peningkatan Efektifitas/Efisiensi/Produktivitas
  5. Rekayasa Sistem Manajemen Pengetahuan, Sumberdaya Manusia dan Sumberdaya Industri

Bagian : Teknologi Proses

  1. Pengembangan teknologi minyak lemak, oleokimia, surfaktan dan emulsi
  2. Pengembangan teknologi bioenergi
  3. Pengembangan teknologi minyak atsiri
  4. Pengembangan teknologi proses hilir untuk perbaikan kualitas produk agroindustri
  5. Pengembangan teknologi polimer dan membran untuk produk agroindustri

Bagian: Bioindustri

  1. Perancangan proses bioteknologi (fermentasi, mikrobial dan konversi enzim) untuk pengembangan bioproduk
  2. Pengembangan biomaterial melalui biokonversi karbohidrat dan turunannya (bioetanol, bioplastik, bipolimer, starch-based sweetener, dll)
  3. Pengembangan pakan dan pupuk hayati
  4. Pengembangan bahan bioaktif (enzim, bioinsektisida, bio-cleaner, bio-preservatives, dll)

Bagian : Pengendalian Mutu

  1. Analisis mutu fisik, kimia dan sensori berbagai produk agroindustri dan pengembangan standar mutu produk
  2. Pengembangan aplikasi teknik dan sistem manajemen pengendalian mutu bahan dan proses pada industri
  3. Pengembangan, validasi dan verifikasi teknik pengujian mutu biofuel (bioetanol, biodiesel, PPO, biopelet) sesuai metode standarisasi
    laboratorium (ISO 17025) untuk memperluas lingkup akreditasi
  4. Kajian pengembangan dan aplikasi sistem penjaminan mutu di industri (HACCP, ISO, SNI)
  5. Studi komparatif mutu produk dari berbagai sumber, level pada rantai produksi dan skala produksi (industri kecil/besar)

Bagian : Teknologi Pengemasan Penyimpanan dan Sistem Transportasi

  1. Pengembangan bahan kemasan dan aplikasi pengemasan (indogenous packaging materials, edible/biodegradable packaging material)
  2. Desain dan pengembangan mesin dan peralatan pengemasan dan penyimpanan
  3. Teknik penyimpanan dan penggudangan (MAP/MAS, desain sistem penggudangan)
  4. Umur simpan hasil pertanian dan produk olahannya
  5. Sistem transportasi hasil pertanian dan hasil olehannya

Bagian : Teknik dan Manajemen Lingkungan Industri

  1. Strategi Operasional Produksi Bersih (Cleaner Production)
  2. Perencanaan wilayah/lingkungan agroindustri
  3. Pengembangan teknologi Pengendalian Pencemaran Industri, dikaitkan dengan peningkatan nilai tambah dan recycling limbah (limbah cair,
    padat, B3 dan gas/udara)
  4. Pengembangan teknologi bioremediasi untuk penghijauan (immobilisasi logam berat dan bahan toksik)
  5. Pengembangan teknologi produksi bioenergi dari biomass untuk manajemen limbah pertanian

Bagian : Bisnis dan Aplikasi Industri

  1. Peningkatan skla (scale up) agroindustri
  2. Marketing produk agroindustri
  3. Pengembangan bisnis agroindustri
  4. Supply chain agroindustri
  5. Strategi e-commerce agroindustri

Bogor, 07 Februari 2018

, ,
antalya rent a car
hacklink satış hacklink satış wso shell wordpress free themes kalça büyültme Google